Home > Uncategorized > Sepakbola dan harga diri

Sepakbola dan harga diri

Mendadak nasionalisme! mungkin itulah yang terjadi di masyarakat Indonesia belakangan ini. Ketika belakangan ini di media massa asik mem-blow-up berita mengenai mafia pajak Gayus Tambunan, Hak istimewa Jogjakarta yang sedang diobok-obok oleh Presiden SBY, kisruh isu suap di mahkamah konstitusi, hingga berita mengenai sidang Ariel Peterpan. Kini, media massa seakan berlomba-lomba memberitakan mengenai berhasilnya tim nasional sepakbola indonesia menuju final.

Masyarakat Indonesia seolah terpecut nasionalismenya, ditengah kemarau prestasi yang di torehkan oleh tim sepakbola Indonesia, ini menjadi angin segar bagi semua pihak. Semua masyarakat pun tumpah ruah datang ke gelora bung karno, tujuan mereka datang adalah memerah putihkan stadion. Dukungan pun mengalir deras dari seluruh penjuru negeri, kebanggan pun mendadak mencuat. Sepakbola menjadi salah satu sarana mempersatukan bangsa ini.

Semua pun bersorak ketika Indonesia berhasil menjadi juara grup di babak penyisihan piala AFF ini, tim indonesia sukses menggilas malaysia 5-1, Laos 6-0, dan mendobrak pranoid ketika melawan tim thailand dengan skor 2-1. Tim asuhan dari pelatih berkepala dingin ini pun sukses meracik timnas dengan komposisi pemain 30% pemain senior dan 70% tim muda.

Laju prestasi tim yang biasa disebut tim garuda ini pun sukses membungkam tim Filipina dengan agregat 2-0 (kandang dan tandang). 9 pemain naturalisasi Filipina pun belum mampu menjegal langkah tim garuda. Tim yang di pimpin oleh Firman Utina ini pun harus tetap fokus menghantam Malaysia di final (kandang dan tandang).

Pertandingan final kali ini bukan sekedar pertandingan sepakbola biasa, ini merupakan pertaruhan harga diri bangsa dan gengsi negeri serumpun. Tak ayal, masyarakt Indonesia pun siap mendukung penuh tim garuda melawan Malaysia. Jutaan Masyarakat Indonesia di Malaysia pun siap menurunkan pasukan suporter dalam jumlah besar, mengingat tim sepakbola Indonesia melakukan laga tandang di stadion Bukit Jalil Malaysia.

Harapan kepada tim nasional sepakbola Indonesia begitu besar, masyarakat pun dibuat bangga, nasionalisme pun begitu deras mengalir di setiap aliran darah orang Indonesia. Harga mati untuk kemenangan Indonesia di piala Aff ini. Masyarakat gerah dan haus akan prestasi dan kebanggan, masyarakat pun sudah lama merindukan euforia kemenangan, masyarakat inginkan tim garuda juara.

Ingat, melawan Malaysia di laga final nanti bukan lagi menyangkut sepakbola saja, ini menyangkut nasionalisme, harga diri, dan kebanggan seluruh bangsa Indonesia.

Maju terus tim sepakbola Indonesia, terbanglah tinggi sang garuda. Kami rindu kemenangan, kami rindu euforia keberhasilan Indonesia.

Advertisement
Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.